{"id":213,"date":"2025-11-23T15:21:54","date_gmt":"2025-11-23T15:21:54","guid":{"rendered":"https:\/\/asmenjakarta.id\/?p=213"},"modified":"2025-11-24T01:52:18","modified_gmt":"2025-11-24T01:52:18","slug":"tegal-menyala-lawang-pitu-menggebrak-dengan-intimate-concert-dan-peluncuran-album","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/asmenjakarta.id\/index.php\/2025\/11\/23\/tegal-menyala-lawang-pitu-menggebrak-dengan-intimate-concert-dan-peluncuran-album\/","title":{"rendered":"Tegal Menyala! Lawang Pitu Menggebrak dengan Intimate Concert dan Peluncuran Album"},"content":{"rendered":"<p>Tegal \u2014 Industri musik rock Tanah Air kembali mendapat suntikan energi baru dengan diluncurkannya album kedua dari band Lawang Pitu yang bertajuk \u201cLahir Untuk Jadi Pemenang\u201d. Acara peluncuran yang digelar di Pangkalan TNI AL Kota Tegal ini menjadi momentum penting kembalinya Lawang Pitu dengan formasi serta karakter musikal yang semakin matang.<\/p>\n<p>Band yang berdiri pada 1 Februari 2022 di Co Studio Bekasi ini sejak awal memiliki visi menciptakan musik rock yang idealis namun tetap mudah diterima berbagai kalangan. Meski sempat mengalami bongkar pasang personel, Lawang Pitu kini tampil dengan formasi solid: Trison Manurung &#8211; Vokalis, Jibonez \u2013 Lead Guitar, Sadtriyo Atmojo \u2013 Rhythm Guitar, Arif Rahman \u2013 Drum, ACC \u2013 Bass.<\/p>\n<p>Warna Musik Baru, Pesan Lebih Mendalam<br \/>\nAlbum \u201cLahir Untuk Jadi Pemenang\u201d menghadirkan warna musik yang lebih segar dengan sentuhan rock yang kuat, lirik sederhana, namun tetap sarat makna. Lawang Pitu mengangkat beragam tema seperti persatuan, perjuangan hidup, rasa syukur, kritik sosial, hingga refleksi diri yang dekat dengan pengalaman pendengar.<\/p>\n<p>Album ini memuat 10 lagu, di antaranya: Kuwa Kuwi, Intoleransi, Ilusi, Jaya Indonesia Ku, Instink, Nurani, Debat Kusir, Lahir Untuk Jadi Pemenang, Terang Yang Abadi, Serpihan Surga<\/p>\n<p>Setiap lagu menawarkan karakter tersendiri, mempertegas identitas musik Lawang Pitu sebagai band rock yang tak hanya mengedepankan musikalitas, tetapi juga pesan kuat yang ingin disampaikan kepada para pendengar.<\/p>\n<p>Harapan untuk Musik Rock Indonesia<br \/>\nMelalui album ini, Lawang Pitu berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan musik rock Indonesia serta menginspirasi banyak orang untuk tidak menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin karya ini menjadi inspirasi untuk tetap berjuang untuk diri sendiri, cinta, dan untuk Indonesia yang lebih baik,\u201d ujar perwakilan Lawang Pitu dalam sesi peluncuran.<\/p>\n<p>Ikuti Lawang Pitu di Media Sosial<br \/>\nBagi penggemar yang ingin mengenal lebih dekat perjalanan dan karya-karya Lawang Pitu, band ini dapat diikuti melalui berbagai platform digital:<br \/>\nYouTube: @lawangpituofficial, Facebook: Lawang Pitu 2025<br \/>\nInstagram: @lawangpitu_official<\/p>\n<p>TikTok: @lawangpituofficial24<\/p>\n<p>Spotify: Lawang Pitu<br \/>\nPeluncuran album \u201cLahir Untuk Jadi Pemenang\u201d menjadi bukti bahwa semangat rock Indonesia masih menyala, dan Lawang Pitu hadir sebagai salah satu penggeraknya dengan karya yang penuh energi, pesan, dan inspirasi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tegal \u2014 Industri musik rock Tanah Air kembali mendapat suntikan energi baru dengan diluncurkannya album kedua dari band Lawang Pitu yang bertajuk \u201cLahir Untuk Jadi Pemenang\u201d. Acara peluncuran yang digelar di Pangkalan TNI AL Kota Tegal ini menjadi momentum penting kembalinya Lawang Pitu dengan formasi serta karakter musikal yang semakin matang. Band yang berdiri pada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":216,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"none","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-213","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-uncategorized"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/asmenjakarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/213","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/asmenjakarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/asmenjakarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asmenjakarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asmenjakarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=213"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/asmenjakarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/213\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":219,"href":"https:\/\/asmenjakarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/213\/revisions\/219"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/asmenjakarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/216"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/asmenjakarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=213"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/asmenjakarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=213"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/asmenjakarta.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=213"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}